Kamis, 04 April 2013, 2.03 AM

“Daun Songgolangit”*)

 

Songgolangit (Tridax procumbens) mengandung senyawa flavonoid yang merupakan antioksidan penangkal radikal bebas. Antioksidan mampu mencegah kolesterol meningkat dalam darah. Dengan cara ini resiko penyakit jantung bisa diturunkan. Flavonoid tannin bersifat menyejukkan dan menghilangkan nyerirematik pada tulang dan pinggang. Saponin tannin berguna sebagai antiradang, antibiotik, peluruh kencing, pereda sakit, dan penurun asam urat. Sedangkan flavonoid saponin bekerja sebagai analgesic.

Khasiat songgolangit sebagai pelindung hati dibuktikan oleh Vilwanathan Ravikumar, peneliti di Universitas Madras. Tikus wistar jantan albino diinduksi lipopolisakarida, zat pemicu hepatitis. Sepuluh hari kemudian tikus-tikus itu diberi ekstrak songgolangit dosis 300 mg/kg  bobot tubuh. Hasilnya aktivitas enzim penanda hepatitis –aspartat transaminase, alanin transaminase, alkalin fosfat, laktat dehidrogenase, dan gamma glutamyl transferase –yang tadinya meningkat turun kembali normal.

Penelitian dilakukan oleh Dr. Hamzah dan Agus, dari bagian Farmakologi, Fakultas kedokteran, Universitas Airlangga. Khasiat sebagai analgesic dan antiinflamasi songgolangit terasa pada konsentrasi 40% atau 2,2 gram berat kering daun. Itu setara dengan jumlah seduhan berbentuk teh sebanyak 1 kantong berukuran 8 cm x 8 cm. Terjadi penurunan SGPT  dan SGOT setelah konsumsi teratur selama 1 bulan. Konsumsi teh songgolangit juga menurunkan kadar kreatinin dari ginjal. Selama satu bulan pemakaian, terjadi penurunan 50%  kadar asam urat dalam tubuh.

 

 

Print Friendly